Makalah
Ini Untuk Memenuhi
Tugas Mata Kuliah
Ujian Mid Semester
Metode Studi Islam
Tugas I
Dosen
pembimbing : Mohammad Al Farabi, M.Ag
Disusun
Oleh
:
Nama
: Ika Putri Hernia Tanjung
Nim
: 31131124
Sem/jur
: IV/PAI-IV
UNIVERSITAS
AGAMA ISLAM NEGERI MEDAN
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
JURUSAN
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
2015-2016
TUGAS I
1)
Jelaskan
mengapa penggunaan metodologi
dalam pengkajian terhadap islam di pandang sangat penting? Beri argumentasi
yang cermat!
Jawaban :
Metodologi menurut saya digunakan untuk
mencapai tujuan dalam mencari kebenaran ilmu dan menggali kebenaran
pengetahuan. Dalam menguasai materi keilmuan perlu diimbangi dengan kemampuan
kemampuan dibidang metode sehingga pengetahuan yang dimiliki dapat dikembangkan
secara maksimal,
Istilah metodologi studi islam digunakan ketika seorang ingin membahas kajian-
kajian seputar ragam metode yang biasa digunakan dalam studi islam. Dengan tujuan pencapaian kelogisan
penelitian dan kebenarannya selain itu dapat menyebabkan seseorang mengembangkan
ilmu yang dimilikinya, diharapkan memiliki pengetahuan dan wawasan mengenai urgensi studi Islam
dan berbagai permasalahannya, kedudukan dan fungsi agama dalam kehidupan, dan
pengkajian Islam dalam berbagai dimensi dan aspeknya secara optimal.
Ketika
metode digabungkan dengan kata logos maknanya berubah .logos berarti “studi
tentang “ atau teori tentang “ . oleh karena itu metodologi tidak lagi
sekedarkumpulan cara yag sudah diterima,tetapi berupa kajian tentang metode
.dalam metodologi dibicarakan kajian atas cara kerja ilmu pengetahuan
,sebaliknya dalam metodologi terbuka luas untuk mengakaji ,mendebat,dan
mereflesikan cara kerja suatu ilmu. Maka dari itu metodologi menjadi bagian
dari sistemaitika filsafat,sedangkan metode tidak .[1]
Metodologi
adalah ilmu cara-cara dan langkah-langkah yang tepat (untuk menganalisa sesuatu
) penjelasan serta menerapkan cara [2].Ketika metode digabungkan dengan
kata logos maknanya berubah. Logos berarti “studi tentang” atau “teori
tentang”. Oleh karena itu, metodologi tidak lagi sekedar kumpulan cara yang
sudah diterima(well received) tetapi berupa berupa kajian tentang metode. Dalam
metodologi dibicarakan kajian tentang cara kerja ilmu pengetahuan. Jika,bila
dalam metode tidak ada perbedaan, refleksi dan kajian atas cara kerja ilmu
pengetahuan, sebaliknya dalam metodologi terbuka luas untuk mengkaji, mendebat,
dan merefleksi cara kerja suatu ilmu. Metodologi adalah ilmu cara- cara dan
langkah- langkah yang tepat ( untuk menganalisa sesuatu) penjelasan serta
menerapkan cara.
Jadi penggunaan metodologi sangat peting karena
a. Dengan
mempelajari metodologi studi Islam akan memberikan ruang dalam pemikiran yang
lebih kritis terhadap persoalan agama, sehingga tidak menganggap bahwa ajaran
Islam klasik dianggap sebagai taken for granted. Hal ini didasari atas
adanya pujian paradoksal terhadap dunia Islam. Dikatakan, salah satu
penyebab kegagalan Islam dewasa ini justru disebabkan oleh keberhasilannya yang
gilang gemilang pada masa lalu. Baik karena keyakinan akan ajarannya yang sudah
mutlak sempurna serta warisan budaya masa lalu yang amat kaya dan menakjubkan,
maka seakan tidak ada lagi ruang bagi umat Islam dewasa ini untuk melakukan
inovasi, yang ada adalah melakukan konservasi, revitalisasi, dan kembali kepada
kaidah-kaidah lama yang dipersepsikan sebagai zaman keemasan. Kuatnya memori of
the past yang kemudian menjadi semacam ideologi yang disakralkan, maka dunia
Islam secara psikologis merasa memiliki dunia tersendiri. Sikap ketertutupan
ini pada urutannya membatasi kita untuk bisa melihat dan menerima realita dunia
baru. Bahwa dunia pada abad lalu bukanlah dunia yang kita huni hari ini.
b. Mengimbangi
alur pemikiran keagamaan yang seringkali menonjolkan warna pemikiran keagamaan
yang bersifat teologis-partikularistik. Hampir semua pengamatan sosial
keagamaan sepakat bahwa pemikiran teologi, seringkali membawa kearah
ketersekatan’ umat. Ketersekatan dan keterkotak-kotakan yang tidak dapat
terhindarkan[3]
Dan menjelaskan ada dua ciri menonjol corak
pemikiran teologis. Pertama, pemikiran teologis menekankan perlunya personal
commintment terhadap ajaran agama yang dipeluknya. Agama adalah persoalan hidup
dan mati (ultimate concern). Pemeluk agama tertentu akan akan mempertahankan
ajaran-ajaran agamanya dengan gigih hingga rela berkorban. Di sini agama erat
kaitannya dengan emosi. Kedua, ‘bahasa” yang digunakan pemeluk agama adalah
bahasa seorang pelaku” atau pemain” (actor) bukan bahasa pengamat atau peneliti
dari luar (spectator). Karenanya kesetiaan pada agama berimplikasi menyeluruh
terhadap kehidupannya.
c. Dapat
mendialogkan ilmu humaniora klasik seperti Fikih, Hadits, Kalam, Ulumul Qur’an
dengan ilmu-ilmu humaniora kotemporer sehingga Islam dapat dijadikan sebagai
ajaran yang mampu menjadi obat mujarab dalam mengatasi masalah kekinian
2)
Jelaskan
apakah metode study islam dapat di kategorikan sebagai suatu ilmu? Kemukakan
argumentasi anda!
Jawaban :
Metode Studi Islam menurut saya adalah berupa Ilmu ,dengan
cara pendekatan tentang pemahaman kajian –kajian islam dan menggunakan berbagai
disiplin ilmu yang berguna untuk mengkaji studi islam tersebut . karena didalam
metode studi islam kita dapat
mempelajarinya dalam mencari kebenaran ilmu dan
menggali kebenaran pengetahuan. Dalam menguasai materi keilmuan perlu diimbangi
dengan kemampuan kemampuan dibidang metode sehingga pengetahuan yang dimiliki
dapat dikembangkan secara maksimal,
Istilah metodologi studi islam digunakan ketika seorang ingin membahas kajian-
kajian seputar ragam metode yang biasa digunakan dalam studi islam.
Contohnya seperti agama Islam
sebagai objek dalam mengkaji studi islam , yang bukan hanya sekedar
wahyu,sejarah,pemikiran,sosial,melahirkan budaya ,dan memiliki sejarah yang
penjang ,memperhatikan unsur psikologi ,hal-hal yang berkembang dalam
masyarakat Yang cukup luas jadi perlu
banyak disiplin ilmu agar terjadi pendekatan yang sesuai dengan permasalahan
yang sesuai itu .
Metodologi Studi Islam merupakan hal yang signifikan bagi
pengembangan wawasan dan skill dalam konteks metodologis. Dalam hal ini
diberikan penekanan untuk mengenai urgensi, potensi, dan
peranan Islam sebagai suatu sistem kehidupan dan berbagai dimensi pendekatan
dalam studi Islam serta aspek-aspek pemikiran Islam
Cara memahami metode studi Islam, baik Islam sebagai agama, budaya dan ilmu. Islam sebagai agama
menjadi pandangan hidup, sedangkan sebagai budaya Islam jadi gejala sosial yang
muncul sebagai jawaban kritis masyarakat. Selain itu, Islam sebagai ilmu sangat
menarik untuk dikaji dengan berbagai pendekatan, metode dan kajian ilmiyah
lainnya.
3)
Beri
alasan yang tepat, mengapa belakangan ini study islam di Negara-negara barat
lebih berkembang dan lebih di minati bila di banding dengan studi keislaman di
Negara-negara timur!
Jawaban :
Menurut saya kenapa belakangan ini studi islam menjadi lebih
berkembang dikalangan barat dari pada di negara timur ,karena Islam mengajarkan
kehidupan yang dinamis dan progresif, menghargai akal pikiran melalui
pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, bersikap seimbang dalam memenuhi
kebutuhan material dan spiritual, senantiasa mengembangkan kepedulian sosial,
menghargai waktu, bersikap terbuka, demokratis, berorientasi pada kualitas,
egaliter, kemitraan, anti-feodalistik, mencintai kebersihan, mengutamakan
persaudaraan, berakhlak mulia, dan sikap-sikap positif lainnya.Hal inilah, yang
menyebabkan orang Barat tertarik untuk mempelajari Islam, baik dari budaya
maupun dari ilmu pengetahuan. Sehingga kebudayaan Islam di Dunia Barat menjadi
berkembang menjadi pesat. Pada dasarnya orang barat mengakui kebenaran Islam,
tetapi kenapa mereka kebanyakan tidak mau masuk islam? Jawabnya orang barat
kebanyakan gengsi dan takut jatuh harga diri mereka disebabkan masuk Islam. Mereka
takut meninggalkan agama warisan nenek moyang mereka, karena agama tersebut
telah diwarisi secara turun temurun.
DINEGARA BARAT
Pada dasarnya
kebudayaan-kebudayaan kuno dan modern digerakkan oleh komunikasi dan kontak
melalui perjalanan, migrasi atau penaklukan. Mereka juga bergerak melalui
lukisan, ukiran, monument, peninggalan, buku-buku dan karya seni. Hal ini
sepenuhnya benar dalam hal kebudayaan Islam, karena ia dikenal oleh melalui dua
saluran pribadi dan penyalinan serta penerjemahan.
Mengenai
pengertian Studi Islam, dikalangan para ahli masih terdapat perdebatan tentang
Studi Islam (agama) dimasukkan kedalam ilmu pengetahuan. Inilah Islam kalau
dilihat secara historisitas yakni Islam dalam arti yang dipraktikkan oleh
manusia serta tumbuh dan berkernbang dalam sejarah kehidupan manusia maka Islam
dapat dikatakan sebagai sebuah disipiin ilmu, yakni ilmu keIslaman atau Islam
Studies.
Dapat
disimpulkan bahwa dalam mengkaji studi islam
dapat melalui kajian intensif dalam bahasa, teks, dan yang terakhir dari sudut
pandang historis yang pada akhirnya
studi islam itu sendiri dapat di pahami dan di kembangkan di dunia barat.
Yang
menjadi dasar , pengetahuan ilmu agama di barat dijadikan penelitian yang
penting dan menjadi dasar-dasar ilmu baru yang dilakukan pembaharuan dan
terjadinya integrasi ilmu,munculnya tradisi keilmuan,adanya ilwuan yang
produktivitasnya pada masa ini semakin berkembang itulah sebabnya orang barat
lebih mendalami pengetahuan hingga terjadinya penelitian yang mendalam oleh
negara barat , berkembangnya atmosfer ilmiah yang tumbuh subur ,baik itu berupa
lembaga kajian ilmiah,majelis didkusi /seminar,perpustakaan yang sebagai dasar
ilmu pengetahuan yang sangat mengahargai buku ,dengan melakukan seminar seminar
penting hasil karya mereka itulah sebabnya mereka masih mau menerima yang karya
para ilmuwan di perpustakaan sangat penting,sangat dihargai dan dijadikan hal
–hal terbaru melalui pembaharuan dan penelitian oleh negara barat .
Dan
juga menurut saya ilmu sains yang digunakan para penelitian dalam bidang sains
ini mereka menjadikan dasar al-quran dan kemudian mentafsirkan ayat-ayat yang
mereka pahami kebahasa mereka kemudian mereka melakukan uji coba obat yang
mendasar dan menjadikan sebuah obat yang ajaib dari tumbuhan,hewan yang ada di
muka bumi ini yaitu seperti contoh lebah yang di dalam alquran itu adalah surah Anhl. Dan kemudian memanfaatkan yang ada pada hewan ini untuk
melakukan penelitian pada madunya itula tercipta madu sebagai obat yang tepat
dalam penetralan tubuh manusia melalui penelitian yang dilakukan oleh negara
barat .
Dan
kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak dapat disangkal bahwa dunia
barat sangat berkembang ilmu teknologi dan informatikanya ini lah yang menjadi
penyebab keingintahuan agama islam oleh orang barat yang melalui penelitian dan
pembaharuan ilmu ilmu yang melelui karya-karya penemu islam masa lampau ,yang
dicari dan dikembangkan oleh manusia itu sendiri.
DINEGARA TIMUR
Perkembangan
agama Islam tdak lepas dari perembangan ilmu pengetahuan dunia/ umum. Tepatnya
pada akhir periode madinah sampai dengan
4 H, fase pertama pendidikan islam masih di masjid-masjid dan rumah-rumah, dengan ciri hafalan. Namun sudah diperkenalkan logika matematika, ilmu alam, kedokteran, kimia,
musik, sejarah dan geografi. Selama abad ke-5 H, selama periode Khalifah
Abbasyiah, sekolah-sekolah didirikan di kota-kota dan mulai menempati gedung-gedung
besar, bukan lagi masjid, dan mulai yang bersifat intelektual, ilmu alam dan
ilmu sosial.
Berdirinya
sistem madrasah adalah di abad 5 H/akhir abad 11 M, justru menjadi titik balik kejayaan. Sebab madrasah dibiayai dan
diprakarsai negara. Kemudian madrasah menjadi alat penguasa untuk
mempertahankan doktrin-doktrin terutama oleh Kerajaan Fatimah di Kairo.
Sebelumnya di sekolah ini diajarkan kimia, kedokteran, filsafat, diganti hanya mempelajari tafsir, kalam fiqih dan
bahasa. Dapat di simpulkan dari berbagai
perguruan tinggi yang telah muncul di dunia timur tersebut itu membuktikan
bahwasannya dunia islam pernah menguasai dunia ilmu pengetahuan khususnya di
dunia timur.dan ini juga membuktikan bahwa ajaran agama islam merupakan ajaran
yang sempurna baik dari segi ilmu ketuhanan maupun ilmu yang berkaitan dengan
dunia.
[1] Muhyar Fanani,Metode Studi
Islam ,Aplikasi Sosiologi Pengetahuan Sebagai Cara Pandang.yogyakarta : Pustaka Pelajar :2008 hlm-ix
[2] Pios A partanto M.dahlan al barry ,Kamus ilmiyah populer ,Surabaya : Penerbit arkola : 1994 hlm-462
[3].Abdullah,Amin. Studi Agama, Normativitas atau Historisitas,Pustaka Pelajar:Yogyakarta 1999 .hlm-13

Tidak ada komentar:
Posting Komentar